Retorika Islam tidak terbatas pada persoalan pidato atau percakapan, melainkan mencakup perilaku dan kebijakan seluruh aspek kehidupan manusia. Sumbernya, yakni Islam, merupakan agama yang komprehensif dan universal. Ia benar-benar telah melahirkan ummatan wasathan yang telah berhasil mewujudkan peradaban amnusia yang memukau.
Namun ujian berjalan selama bilangan abad menuntut umat Islam harus melihat kembali apakah ummatan wasathan kemudian hanya sebuah sebutan belaka? tanpa disadari retorika Islam tengah terancam menjadi irrasional.
Dalam buku penulis memberi penjelasan hakikat retorika Islam, metode, dan karakteristiknya. Bagaimana kita menghadapi isu yang memojokkan islam yang menjadi seba salah dalam bertindak.
Ini merupakan buku yang paling menarik yang saya pernah baca, dan jujur sedikit banyak mempengaruhi pemikiran saya tentang bagaimana ummat islam mengambul peran seharusnya, kalo boleh dibilang sih buku ini The Most extremely recomended book ....! haha agak lebai..tapi serius lho...apa lagi aktivis Islam, ni buku kudu dibedah dan dibaca...oke...!
Label
Jumat, 17 Juni 2011
Retorika Islam : Al Qardhawi
Buku Islam Liberal 101: Mengenal Islam Liberal untuk Orang Awam
Ada buku bagus yang baru-baru ini terbit. Buku tersebut berjudul Islam Liberal 101. Kode 101 adalah kode yang biasa dipergunakan sebagai kode matakuliah dasar di perguruan tinggi. Jadi buku karya Akmal Syafril yang alumnus Sipil ITB ini cocok buat orang awam yang belum tahu tentang Islam Liberal. Bagi teman-teman yang ingin mengenal Islam Liberal lebih dalam dapat memilih buku ini sebagai referensi.
Buku ini cocok buat masyarakat umum yang ingin mengetahui "kulit luar" dari Liberalisme, awal terbentuknya, ideolaogi yang mempengaruhinya dan bagaimana ia dapat menembus pemikiran-pemikiran kaum muslimin terpelajar. walaupun menyajikan informasi yang cukup mumpuni, namun menurut saya...(hehe), buku ini belum cukup menjawab keresahan kaum muslimin atas bahaya islam liberal, namun ia cukup untuk menguatkan basic kita sebagi pribadi muslim, tapi secara logika dalil masih terlalu kurangh untuk membendung arus liberalisme di tanah air.
Secara umum, buku ini layak dibaca sebagai referensi awal kita mengenal liberalisme dan bahanya bagi peradaban ummat ini.
Langganan:
Komentar (Atom)

